ASUS ROG Zenith Extreme, Tepat untuk AMD Threadripper

Jakarta: AMD beberapa waktu lalu merilis empat varian prosesor kelas HEDT generasi keduanya yang dikenal sebagai AMD Ryzen Threadripper 2000 Series. Medcom.id sendiri baru saja berkesempatan menjajal salah satunya yaitu AMD Ryzen Threadripper 2950X.

Tentunya untuk menjajal prosesor ini dibutuhkan motherboard yang sesuai. Alasannya, prosesor tersebut membawa16 core dan 32 thread.

Prosesor AMD Ryzen Threadripper generasi kedua diciptakan oleh AMD dengan jenis slot TR4 sehingga masih bisa digunakan pada motherboard AMD sebelumnya tapi untuk menyesuaikan kemampuannya maka dihadirkan prosesor berbasis chipset AMD X399 seperti yang disediakan oleh ROG Zenith Extreme.

Desain dan Fitur
ASUS ROG Zenith Extreme hadir dengan tampilan gaming yang sesuai dengan nama depannya, tapi sedikit berbeda dengan motherboard seri ASUS ROG lainnya karena di papan PCB tidak banyak ornamen berupa teks atau permanan warna.

Justru desain berupa logo ASUS ROG dan ornamen geometris banyak disajikan di atas cover atau shroud komponen motherboard tersebut. Misalnya, LED RGB pada logo ASUS ROG di atas cover chipset dan cover panel I/O Port ditambah di bagian bawah PCB ASUS ROG Zenith Extreme.

ASUS ROG Zenith Extreme hadir dengan ukuran besar yakni form factor EATX yang memang didesain untuk menyediakan beragam opsi fitur yang membuat motherboard ini bisa menjadi fondasi desktop sangat bertenaga yang didukung Ryzen Threadripper.

Motherboard ini menyediakan delapan slot RAM yang mampu menyediakan kapasitas total maksimal 128GB DDR4 yang sudah mendukung Quad Channel. Selain itu kartu RAM yang terpasang bisa di overclocking hingga kecepatan 3600MHz.

Untuk expansion slot terutama kebutuhan kartu grafis, ASUS ROG Zenith Extreme menyediakan juga empat slot PCI 3. x16. Motherboard ini bisa menggunakan empat karu grafis sekaligus dan mendukung fitur dari NVIDIA 4-Way SLI maupun AMD 4-Way CrossFireX.

Tentu saja, fitur tersebut akan sangat menggiurkan untuk gamer maupun konten kreator yang membutuhkan dukungan grafis paling mumpuni. Selain itu, masih tersedia juga satu slot PCIe 2.0 x4 dan PCIe 2.0 x1 untuk memasang komponen tambahan yang membutuhkan slot tersebut.

Bagaiman dengan kebutuhan memori atau storage untuk menyimpan data? ASUS ROG Zenith Extreme juga menyediakan dukungan enam port SATA 6Gbps, dua buah slot M.2. Jumlah port SATA tersebut sebetulnya tergolong standar mengingat sudah banyak motherboard non-prosesor HEDT yang menyediakan jumlah sama.

Fitur lainnya, motherboard ini sudah menyediakan tombol khusus untuk power dan reset sehingga memudahkan pengguna yang mungkin menggunakan ASUS ROG Zenith Extreme tanpa casing karena ditujukan untuk overclocking atau mungkin menggunakan kipas bawaan AMD Ryzen Threadripper yang ukurannya sangat besar.

Fitur paling menarik adalah hadirnya Live Dash OLED yang menampilkan status sistem motherboard, misalnya ada komponen yang bermasalah atau suhu dari motherboard tersebut. Fitur jauh lebih mudah dipahami ketimbang LED Debug Code.

Di sisi I/O Port, ASUS ROG Zenith Extreme hadir dengan delapan port USB3.1 Gen1 (Blue), satu port USB 3.1 Gen2 Type-C, satu port USB 3.1 Gen2 Type-A, dan port LAN RJ45 serta port USB BIOS Flashback.

Untuk kebutuhan audio tersedia juga lina audio jack. Sebagai motherboard kelas premium untuk prosesor HEDT, ASUS ROG Zenith Extreme juga sudah ditanamkan modul ASUS WiFi GO! yang menyediakan konesi WiFi dan Bluetooth serta sudah disiapkan dua buah antena di dalam paket penjualannya.

Bagaimana Performanya?
Dalam pengujian yang Medcom.id lakukan, ASUS ROG Zenith Extreme kami pasangkan dengan prosesor AMD Ryzen Threadripper 2950X dengan kipas bawaan Wraith Ripper Cooler dari Cooler Master, tidak dengan kipas yang berasal dari testbed milik Medcom.id.

Hal tersebut juga berlaku untuk kartu RAM yang terpasang. AMD sudah menyediakan empat keping G Skill FlareX yang dipasang seluruhnya sehingga menyediakan kapasitas RAM sebesar 24GB.
 

  Testbed Medcom.id
Prosesor  Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
Motherboard  ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
RAM  Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
VGA  Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
Pendingin  Noctua NH-U21S
Storage Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
PSU  Corsair RM 850X
Monitor  ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
Mouse Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
Mousepad Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
Keyboard Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
Headset Corsair HS60, Corsair HS70

Sementara kartu grafis dan perangkat penyimpanan data masih menggunakan komponen dari testbed milik Medcom.id: ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G dan SSD Apacer Panther AS340 240GB.

Pada pengujian pertama Medcom.id melakukan pengujian menggunakan software benchmark yang umum digunakan dalam kegiatan benchmark desktop. Hasilnya ASUS ROG Zenih Extreme mampu menopang prosesor AMD Ryzen Threadripper 2950X yang terpasang untuk menghasilkan skor tergolong sangat tinggi di database Medcom.id.
 

PENGUJIAN PCMark 10 3DMark Fire Strike Cinebench R15 (multi) Cinebench R15 (single)
SKOR 5893 19675 3014 174

Beralih ke performa untuk memainkan tiga game kelas AAA yang juga populer dan umum digunakan sebagai standar benchmark performa desktop.

ASUS ROG Zenith Extreme juga berhasil mendukung AMD Ryzen Threadripper 2950X yang rata-rata seluruhnya menyentuh 60fps.

Kesimpulan
ASUS ROG Zenith Extreme memang tidak hadir dengan desain yang kental dengan beragam ornamen yang biasa hadir di motherboard seri ASUS ROG. Bagi Medcom.id, hal itu masih bisa diterima, mengingat sebagian besar permukaan PCB digunakan untuk menyediakan banyak fitur.

Justru fitur paling menarik dan membantu adalah kehadiran Live Dash OLED yang menggantikan fitur seperti Debug Code panel yang ada di motherboard lain. Fitur Live Dash OLED membuat penggunanya lebih mudah memahami saat motherboard memiliki problem.

Untuk spesifikasi ASUS ROG Zenith Extreme telah menyediak fitur yang sangat lengkap dan sesuai dengan kelas prosesor yang digunakan. Sayangnya, jumlah port SATA yang hanya terdapat enam buah saja tergolong standar, mengingat motherboard pendukung AMD Ryzen Threadripper terdahulu ada yang menyediakan delapan port.

ASUS ROG Zenith Extreme menjadi saksi kehebatan AMD Ryzen Threadripper 2950X yang mampu menyajikan proses rendering cepat dan gaming dengan framerate minimal 59fps atau hampi seluruhnya tembus 60 fps.

Tentunya motherboard ini dibanderol dengan harga tinggi yakni di rentang harga mulai dari Rp8 juta. Beruntungnya motherboard ini masih mendukung prosesor generasi pertamanya.

ASUS ROG Zenith Extreme

Plus

  • Fitur lengkap
  • Live Dash OLED
  • Performa sangat memuaskan
  • Paket antena dan modul WiFi

Minus

  • Jumlah port SATA masih standar

 

(MMI)